Bupati Jember Gus Fawait Raih Dua Penghargaan Bergengsi di Tingkat Nasional

Dalam sepekan yang penuh prestasi, Bupati Jember, Gus Fawait, berhasil meraih dua penghargaan bergengsi dari berbagai kalangan media, sebuah pencapaian yang menunjukkan komitmen kuat pemerintah daerah dalam meningkatkan pelayanan publik. Penghargaan pertama diterima pada peringatan Hari Pers Nasional 2026 dan HUT PWI Jatim yang ke-80, yang diselenggarakan di Dyandra Convention Center, Surabaya. Penghargaan kedua diperoleh dalam acara yang merayakan HUT ke-20 Beritajatim.com, yang juga menandakan pengakuan atas dedikasi dan kerja kerasnya dalam memimpin daerah.
Penghargaan dari PWI Jatim
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Jember, Regar Jeane Dealen Nangka, hadir mewakili Bupati Gus Fawait pada acara tersebut. Dalam momen itu, Gus Fawait dianugerahi penghargaan dari PWI Jatim dalam kategori Tokoh Daerah Peningkatan Layanan Publik. Penghargaan ini bukan hanya sebuah simbol, namun menjadi motivasi untuk semua pihak dalam pemerintahan daerah untuk terus berkomitmen meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat.
“Alhamdulillah, terima kasih kepada PWI Jawa Timur atas penghargaan ini. Ini adalah vitamin bagi kami semua untuk bekerja lebih giat dan lebih semangat lagi dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Jember,” ungkap Gus Fawait dengan penuh rasa syukur.
Program Unggulan untuk Masyarakat
Dalam paparannya, Gus Fawait menguraikan tiga program unggulan yang menjadi pendorong perubahan di Jember. Program tersebut meliputi:
- UHC (Universal Health Coverage) Prioritas: Program ini menjamin semua penduduk Jember yang memiliki KTP, khususnya bagi yang kurang mampu, untuk mendapatkan akses pengobatan gratis di rumah sakit di seluruh Indonesia.
- Pelayanan Tuntas Cetak KTP di Kecamatan (Peta Cinta): Program ini bertujuan untuk menghilangkan sekat birokrasi antara warga kota dan desa, di mana layanan administrasi kependudukan dapat dilakukan di kantor kecamatan.
- Wadul Gus’e: Sebuah platform komunikasi yang menghubungkan warga langsung dengan bupati, memungkinkan masyarakat menyampaikan keluhan dan ide untuk memperbaiki layanan.
Gus Fawait menekankan pentingnya memastikan ketersediaan logistik, seperti blangko KTP, di setiap kecamatan untuk mendukung kelancaran program Peta Cinta. Dia juga berharap masyarakat akan semakin aktif memberikan masukan melalui saluran yang telah disediakan.
Dedikasi untuk Rakyat Jember
“Penghargaan ini saya dedikasikan untuk seluruh rakyat Jember dan elemen Pemerintah Kabupaten Jember. Mari kita melangkah bersama menuju Jember Baru, Jember Maju,” tegas Gus Fawait, menunjukkan komitmennya untuk terus berkolaborasi demi kemajuan daerah.
Penghargaan dari Beritajatim.com
Selain penghargaan dari PWI Jatim, Gus Fawait juga menerima penghargaan dari Beritajatim.com dalam peringatan HUT ke-20 mereka yang bertajuk “Merawat Kepercayaan, Mengawal Perubahan”. Gus Fawait diakui dalam kategori Penguat Demokrasi, khususnya sebagai Tokoh Pengentasan Kemiskinan Berbasis Akselerasi Pembangunan.
Penghargaan ini diberikan sebagai apresiasi atas upaya signifikan Pemkab Jember dalam menurunkan angka kemiskinan melalui validasi data dan kerja lapangan secara masif. Gus Fawait menegaskan bahwa pencapaian ini bukan hanya hasil kerja pribadi, tetapi merupakan buah kerja keras seluruh jajaran pemerintahan, khususnya para ASN yang bekerja tanpa mengenal batas.
Strategi Mengatasi Kemiskinan
“Saya persembahkan penghargaan ini kepada seluruh jajaran Pemerintahan Kabupaten Jember, kepada para ASN yang bekerja di lapangan. Semua bersatu untuk memastikan data kemiskinan ekstrem di Jember valid,” jelas Gus Fawait. Dia menekankan bahwa keakuratan data adalah fondasi utama agar intervensi pembangunan dapat tepat sasaran, sehingga anggaran yang dialokasikan benar-benar bermanfaat bagi masyarakat yang membutuhkan.
Gus Fawait menyadari bahwa kemiskinan adalah masalah mendasar yang memicu berbagai masalah sosial lainnya di Jember. Keberhasilan dalam menekan angka kemiskinan diharapkan akan berimplikasi positif terhadap kualitas hidup masyarakat secara keseluruhan.
Upaya Berkelanjutan untuk Kesejahteraan
“Kita tahu bahwa kemiskinan ini mengakibatkan banyak masalah lain, mulai dari angka stunting, kematian ibu dan bayi, hingga kriminalitas. Semua masalah ini berakar dari faktor kemiskinan,” ujarnya, menunjukkan pemahaman mendalam tentang isu sosial yang kompleks.
Walaupun pada tahun 2025, penurunan angka kemiskinan di Jember tercatat sebagai salah satu yang terbaik di Jawa Timur, Gus Fawait menegaskan bahwa mereka tidak akan cepat berpuas diri. Dia telah merencanakan berbagai strategi, baik jangka pendek, menengah, maupun panjang, untuk melakukan lompatan besar dalam pengentasan kemiskinan.
“Saya berharap angka kemiskinan di Jember bisa berada di bawah angka psikologis 200 ribu. Selama sepuluh tahun terakhir, angka kemiskinan absolut selalu di atas angka tersebut. Saya bersama seluruh OPD dan tim akan bekerja maksimal untuk mencapai target ini,” tegasnya dengan semangat.
Inovasi untuk Pemberdayaan Ekonomi
Penghargaan yang diterima Gus Fawait menjadi motivasi bagi Pemkab Jember untuk terus berinovasi dalam program-program pemberdayaan ekonomi dan pembangunan infrastruktur yang inklusif demi kesejahteraan masyarakat. Dengan komitmen yang kuat dan kerja keras dari seluruh elemen pemerintahan, diharapkan Jember dapat mencapai kemajuan yang lebih signifikan dalam waktu dekat.
Melalui pendekatan yang kolaboratif dan partisipatif, Gus Fawait bertekad untuk membawa perubahan positif yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat Jember. Dengan semangat kerja sama, pemerintah daerah dan masyarakat diharapkan dapat melangkah bersama menuju masa depan yang lebih baik.
