
Ketika Wakil Gubernur Sumatera Barat, Vasko Ruasaimi, mengunjungi desa Paninjauan di Kabupaten Tanah Datar, ada sebuah kunjungan yang begitu memukau. Dia mengunjungi rumah bambu yang telah menjadi tempat tinggal Erizal Was dan keluarganya selama 12 tahun. Meskipun kondisi rumah jauh dari kata layak, namun rumah tersebut telah menjadi saksi perjuangan keluarga Erizal dalam membesarkan anak-anak mereka dengan segala keterbatasan yang ada.
Rumah Bambu Tempat Berlindung
Rumah bambu yang berlokasi di jorong Tabu Baraie, nagari Paninjauan Kecamatan X Koto ini, telah menjadi tempat tinggal Erizal bersama istrinya dan tiga orang anak mereka. Meski sederhana dan jauh dari kata layak, namun pasangan suami istri ini tetap menjalani hari-hari mereka dengan penuh kesabaran dan rasa syukur.
Wagub Vasko membuktikan sendiri kondisi di mana Erizal dan keluarganya tinggal. Ia dengan seksama memeriksa setiap bagian rumah, mulai dari ruangan utama hingga kamar anak-anak Erizal yang juga menjadi tempat mereka tidur.
Perjuangan Hidup dalam Rumah Bambu
Wagub Vasko dan istrinya menghargai kehangatan dan keharmonisan yang ditunjukkan oleh pasangan Erizal dan istrinya. Meski hidup dalam keadaan sederhana, mereka tampak bahagia dan selalu bersyukur dengan apa yang mereka miliki.
Erizal dan keluarganya, melalui program bedah rumah Baznas Provinsi Sumatera Barat, akan mendapatkan perbaikan pada rumah mereka. Rumah sederhana yang selama ini menjadi saksi bisu perjuangan hidup mereka, akan segera mendapatkan wajah baru yang lebih layak dan nyaman untuk ditempati.
Masa Depan yang Lebih Baik
Wagub Vasko berharap, dengan perbaikan rumah ini, bukan hanya memberikan tempat berteduh yang lebih layak bagi keluarga Erizal, namun juga menjadi titik awal bagi kehidupan yang lebih baik bagi mereka.
- Erizal dan keluarganya telah tinggal di rumah bambu ini selama 12 tahun
- Rumah bambu ini terletak di jorong Tabu Baraie, nagari Paninjauan Kecamatan X Koto
- Pasangan ini memiliki tiga anak, dua diantaranya perempuan dan satu laki-laki
- Walaupun kondisi rumah jauh dari kata layak, namun mereka tetap menjalani hari-hari mereka dengan penuh kesabaran dan rasa syukur
- Program bedah rumah Baznas Provinsi Sumatera Barat akan membantu keluarga Erizal memperbaiki rumah mereka


